Kamis, 20 Maret 2014

Serba-Serbi Warnet di Delanggu

Kamis, Maret 20, 2014


Postingan kali ini membahas tentang sejarah keberadaan warnet di kota Delanggu Klaten.


Generasi 1 (sekitar tahun 2000-an)
Cikal bakal warnet dikota delanggu diawali oleh sebuah warnet kecil di sebelah barat perempatan Delanggu
Koneksi : menggunakan telkomnet instant
Trend : email, browsing, mIRC
Tarif : + Rp. 5000,- / Jam
Komputer : Pentium III
Layar Monitor : Monitor tabung
Desain Bilik : Terbuka

WARNET
(lupa namanya) : Sebelah barat perempatan Delanggu.


-------------

Generasi 2 (sekitar tahun 2005-2008)
Seiring perkembangan teknologi Wireless dan banyaknya ISP disekitar kota Delanggu (Yogya, Klaten, Solo) maka mulailah bermunculan warnet dikota Delanggu
Pada masa ini untuk memulai usaha warnet diperlukan keberanian serta sedikit gambling, karena modal awal untuk mendirikan warnet relatif tinggi, 
Karena pake jaringan Wireles maka harus bikin Tower + 7 stage ( 7x4meter = 28 meter ), sewa bandwidth cukup mahal : 64kbps = 1,5 jt  ; 128kbps = 3jutaan
harus mikir pendapatan apa bisa nutup biaya operasional + maintenance ? trus balik modalnya brapa lama??

Koneksi : WIFI+Tower
Trend : email, browsing, mIRC , YM, ICQ, Friendster, Blogging
Tarif : + Rp. 3000,- / Jam
Komputer : Pentium III
Layar Monitor : Monitor tabung
Desain Bilik : Terbuka

WARNET:
COZY net : Depan Polsek Delanggu
Bee net : Lor Pasar Delanggu
DB net : Selatan SMP N 1 Delanggu
SENO net : Terminal Baru Delanggu
CROSSFiRE netcafe : Selatan Puskesmas Delanggu


--------------

Generasi 3 (mulai tahun 2008)
Pada era ini Telkom mulai memperkenalkan jaringan Broadband SPEEDY, sehingga menjamurlah Warnet-warnet seantero Indonesia.
Dengan jaringan Speedy, maka calon pengusaha warnet tidak perlu banyak mikir seperti dulu lagi, tinggal siapin tempat, siapin hardware/komputer, pasang telpon & internet speedy jadi dah... lagian biaya sewa bandwidth cukup murah jika dibandingin jamanya pake tower wifi. 3Mbps = Rp 1 jutaan.
Koneksi : WIFI+Tower
Trend : email, browsing, Skype, Facebook, Twitter, kaskus, Blogging, Download Software - Mp3 - Film, online shoping (toko bagus, berniaga, FJB Kaskus), game online, poker, Forex Trading
Tarif : + Rp. 3000,- / Jam
Komputer : Pentium IV, Dual core, AMD X2
Layar Monitor : LCD / LED
Desain Bilik : sebagian terbuka, tapi tak sedikit pula yang tertutup rapet macem toilet umum (lah... ini mau nge-net atau mau boker?? )    :-)

WARNET:
CROSSFiRE netcafe : Selatan Puskesmas Delanggu
HELLO : Gatak , Barat Stasiun Delanggu
(lupa namanya) : Barat Toko besi Subur Kuncen Delanggu
LUXOR   : Barat Terminal Baru Delanggu 
HALIFAX : Barat Terminal Baru Delanggu 
MAESTRO net  : Barat Sinar mas (lor kali) Beteng Delanggu
KAZOKU : Pakis Delanggu
MARGO NET 1 : Utara Perempatan Delanggu
MARGO NET 2 : Perempatan Ismoyo (Nglajur) Delanggu
Bee net : Lor Pasar Delanggu 
Chic Net : Barat Stasiun (depan Alfamart) Delanggu
(lupa namanya) : Timur Stasiun Delanggu (dekat selepan beras)
(lupa namanya) : Depan Toko Granada Delanggu


Catatan:
Sampai saat artikel ini ditulis ( update Agustus 2014)
Warnet yang ditulis dengan warna merah adalah sudah tidak eksis alias tutup 
sedangkan warna hijau masih eksis / beroperasi.

------------

Puncak masa keemasan warnet adalah di generasi ke 3 sampai dengan sekitar tahun 2010-an ,  karena bersamaan dengan ini operator telpon seluler mulai ekspansi ke jalur data, modem dan paket data makin murah, ditunjang dengan booming netbook yang harganya makin terjangkau.
Kemudian ditahun 2012 Blackberry murah & perangkat cellphone android china mulai membajiri pasar, harga semakin murah (in memoriam : android pertama gw CROSS AD202 bisa TV analog, Froyo, GPS, compass, harga Rp 950.000,-)

Paket layanan data makin murah, Operator cellphone tak lagi jor-joran perang tarif sms dan nelpon, tapi perang tarif kuota data & paket BBM, malahan kini perangkat androidpun bisa digunakan buat BBM-an.
Kini masyarakat tak lagi tergantung dengan warnet untuk sekedar mengakses email, browsing internet /  sosial media, cukup dengan gadget android murah semua  teratasi, paling kalo mau ngeprint atau fesbuknya trobel/error baru ke warnet dan menganggap operator warnet adalah customer servicenya facebook :-)

Demikianlah sejarah perkembangan warnet di kota Delanggu yang penulis ketahui, mohon koreksi dari teman-teman jika ada data yang kurang valid.



jabat erat

bayex


Poskan Komentar

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

1 komentar:

  1. nama warnet tersebut adalah CDTnet
    singkatan dari Catur Dwi dan Tri (pemiliknya) sekarang salah satu pemilik (tri) mempunyai counter perbaikan HP di wilayah Tegalgondo dengan nama NIKA CELL. Sedangkan dwi seorang PNS di lingkangan Pemkab Klaten. dan Catur melanjutkan usaha sendiri di bidang pengelasan di Desa Gatak

    BalasHapus

 

© 2013 delanggu. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top